Tips Belajar Bermeditasi

Latihan 1 : Belajar menjadi hening

  1. Ambillah sikap/posisi doa yang nyaman, relaks dan yang bisa bertahan agak lama. Rasakan dan nikmati posisi doamu ini.
  2. Katakanlah dalam hatimu bahwa inilah saatnya kau ingin berjumpa Tuhan dalam keheningan. Rindukan saat-saat hening ini. Mohon Roh Kudus memenuhimu selama saat latihan doa ini.
  3. Letakkan telapak tanganmu sambil terbuka di atas lutut atau pahamu, menghadap ke atas. Sadari kekosonganmu bagai sebuah loyang, minta diisi oleh Tuhan…
  4. Katupkanlah matamu dengan lembut. Masuklah dalam jumpa pribadi dengan Tuhanmu.
  5. Heningkanlah dirimu, jiwamu, ragamu di dalam Tuhan, selama 10 menit. Jika pikiranmu terpecah, cobalah selalu dengan tenang, kembali pada keheninganmu.
  6. Saat ini, coba sadari pikiran-pikiran yang datang dan pergi dalam keheninganmu. Sadari dan kenalilah… selama 2 menit
  7. Kemudian, cobalah masuk kembali dalam keheningan selama 5 menit…..
  8. Bukalah matamu secara perlahan-lahan, kembalilah ke alam sadar…
  9. Sambil relaks anda diminta mensharingkan pengalaman doa tadi; mungkin ada beda antara yang hening yang pertama dan ke dua? Katakan saja apa yang kau rasakan; sharing ini tidak perlu dikomentari oleh siapapun. Cukup disharingkan saja, tak perlu komentar dari teman lain.

Latihan 2 : Belajar masuk dalam hening melalui sebuah teks KS :

Mrk. 6:31 Lalu Ia berkata kepada mereka: “Marilah ke tempat yang sunyi, supaya kita sendirian, dan beristirahatlah seketika!” Sebab memang begitu banyaknya orang yang datang dan yang pergi, sehingga makan pun mereka tidak sempat.

  1. Ambillah sikap/posisi doa yang nyaman, relaks dan cocok buatmu.
  2. Tarik nafas dalam-dalam, tahan agak lama dan hembuskan perlahan-lahan. Ulangi 2-3 kali dan terus menerus secara teratur… sampai kau merasa hening, tenang dan teduh.
  3. Sadari nafas ini adalah nafas Tuhan, Roh Tuhan yang ada dan memenuhimu.

Dengarkan kalimat injil Markus ini : “Marilah ke tempat yang sunyi, supaya kita sendirian, dan beristirahatlah seketika!”

  1. Ulangi kalimat ini dalam hatimu kata demi kata. Ulangi 2-3 kali lagi dengan pelan-pelan
  2. Dengarkan kata-kata Yesus ini : Marilah ke tempat yang sunyi… dengarkan sekali lagi…
  3. Masuklah dalam keheningan dan dengarkan ajakan Yesus : Marilah… marilah…
  4. Masuklah saat ini ke tempat yang sunyi, ke hatimu dan hatiNya… rasakan dan nikmatilah… [diam 3-4 menit]; jika lelah atau pikiran terganggu, dengarkan sekali lagi ajakan Yesus : Marilah… marilah… dan masuklah dalam keheningan hatimu dan hatiNya… [3-4 menit]
  5. Akhirilah perjumpaanmu dengan Dia, dengan kata-katamu sendiri, dalam hatimu…
  6. Bukalah matamu perlahan-lahan, kembalilah ke alam sadar
  7. Jika ada waktu, bagi yang ingin, boleh mengemukakan dalam 2-3 kalimat apa yang ia rasakan tadi… Sharing ini juga tidak membutuhkan komentar teman lain. Cukup didengar saja….

Latihan 3 : Belajar hening melalui bunyi

  1. Ambillah sikap/posisi doa yang nyaman, relaks dan yang bisa bertahan agak lama. Rasakan dan nikmati posisi doamu ini.
  2. Katakanlah dalam hatimu bahwa inilah saatnya kau ingin berjumpa Tuhan dalam keheningan. Rindukan saat-saat hening ini. Mohon Roh Kudus memenuhimu selama saat latihan doa ini.
  3. Letakkan telapak tanganmu sambil terbuka di atas lutut atau pahamu, menghadap ke atas. Sadari kekosonganmu bagai sebuah tempayan, rindu diisi oleh Tuhan…
  4. Katupkanlah matamu dengan lembut.
  5. Dengan nafas yang teratur nikmatilah ketenanganmu.
  6. Arahkan pendengaranmu pada bunyi-bunyi di sekitarmu. Kenalilah dan sadarilah secara sepintas saja, bunyi yang paling keras… Lalu yang lebih lembut… Cobalah dengarkan bunyi yang paling lembut dan samar-samar dan fokuslah pada bunyi ini saja…. Nikmati bunyi ini lama-lama… [3 menit]
  7. Kenalilah dia sekali lagi… jika ia adalah bunyi binatang, bersatulah dengan dia dan pujilah Tuhan Penciptanya… bermazmurlah bersama dia bagi sang Pencipta… jika itu bunyi gaung motor atau mobil di jalanan yang jauh, bergabunglah dengan kendaraan itu yang melayani Penciptanya dengan menolong orang yang mengendarainya… jadikan sumber bunyi ini temanmu dan alasanmu menyadari kebaikan Tuhan dan mensyukuri kebaikannya… Dalam hening kau syukuri Sang Pencipta… 5 menit…
  8. Saat ini, jangan lagi berpikir tentang bunyi itu, jangan lagi mendengar bunyi itu, kau sendiri saja berada di hadapan Tuhan : beradalah bagiNya… tiada yg menghalangimu lagi… beradalah denganNya…. 5 menit…
  9. Dengarkan kembali sebuah bunyi yang lain… kenalilah bunyi itu, fokuslah ke bunyi itu… dan bersama bunyi itu : bisikkanlah dalam hatimu, sapaan-sapaanmu pada Tuhan, Pencipta bunyi itu, Penciptamu sendiri…
  10. Bukalah matamu dengan lembut, relaks kembali…
  11. Sharingkan pengalaman2 yang kau alami : apakah bunyi itu bisa mengantarmu pada hening? Adakah bersatu dengan sumber bunyi itu kau bisa masuk dalam hening di hadapan Tuhan? Sharing ini tidak ditanggapi…
Categories: Tips dan Trik untuk 'Upgrade our self' | Tags: | Tinggalkan komentar

Navigasi pos

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: